SUBNETTING IPv4

 SUBNETTING IPv4

Di buat : Moch Robbykhul Mughni

   Pengertian Subnetting IPv4

Adalah pembagian jaringan komputer atau IP Address menjadi 2 atau lebih jaringan. Semua komputer yang masuk dalam satu jaringan akan mendapatkan IP Address sebagai alamat mereka dalam proses transfer data nantinya. Bisa diartikan Subnetting adalah upaya memecah jaringan dengan host yang banyak menjadi lebih sedikit untuk efisiensi dan transfer data lebih maksimal.

   Ciri – ciri IPv4

 Versi IP ini menggunakan alamat 32-bit, yaitu format yang paling umum untuk IP address saat ini. Alamat IPv4 terdiri dari empat angka desimal, dipisahkan oleh tiga titik, mulai dari 0 hingga 255.

-Memiliki panjang angka 32 bit.

-Terdiri dari empat kumpulan angka yang dipisahkan dengan titik.

-Dituliskan dalam angka desimal.

   RFC1918

     RFC 1918 (Request for Comment 1918) adalah dokumen yang mengatur ketentuan tentang alamat IP privat. Dokumen ini menetapkan rentang CIDR untuk penggunaan pribadi, seperti 10.0.0.0/8, 172.16.0.0/12, dan 192.168.0.0/16. Alamat RFC 1918 biasanya digunakan di balik firewall untuk membagi satu alamat IP publik dengan beberapa perangkat menggunakan NAT.

                  Contoh IP Privat/Lokal :

- 10.0.0.0 s.d 10.255.255.255

- 172.16.0.0 s.d 172.31.255.255

- 192.168.0.0 s.d 192.168.255.255

Note : selain IP yang diatas adalah IP publik

      IP publik (Public IP) adalah alamat IP yang dapat diakses secara global melalui internet. Setiap perangkat yang terhubung ke internet memiliki alamat IP publik yang unik. IP publik digunakan untuk mengidentifikasi perangkat di seluruh dunia dan memungkinkan komunikasi antar perangkat di berbagai jaringan.

  Contoh ip publik

- 172.217.0.0 – 172.217.255.255

   Subnetting Ipv4 kelas C

    Alamat IP yang digunakan dalam jaringan area lokal (LAN) yang relatif sederhana.

Kelas IP Address yang ditugaskan ke jaringan kecil hingga menengah. Bisa dikatakan bahwa jaringan kelas C merupakan jenis yang paling umum digunakan saat ini.

   Contoh Subnetting kelas C

    192.168.30.0/30

Subnetmask : 255.255.255.(252)

Deret ip : 0-4-8-12-16 dst 256

                 3-7-11- dst

192.168.30.(0) Network ID

192.168.30.(1) – 192.168.30.(2) Host ID

192.168.30.(3) Broadcast.

Subneting Ipv4 Kelas B

   Subnetting IP kelas B adalah proses untuk membuat subnet yang lebih kecil dari jaringan kelas B dengan meminjam bit dari bagian ID host.

Contoh Subnetting kelas B

172.16.0.0/21

Subnetmask: 255.255.248.0

Deret ip: 0-8-16-24- dst -256

               7-15-23- dst

172.16.(0).0 Network ID

172.16.(0).1 – 172.16.(7).254 Host ID

172.16.(7).255 Broadcast

   Subneting Ipv4 Kelas A

  IP Address kelas A adalah kelas IP Address yang ditugaskan ke jaringan tinggi atau besar. IP jenis ini biasanya digunakan untuk jaringan IP Public.

   Contoh Subnetting kelas A

  10.0.0.0/10

Subnetmask:255.192.0.0

Deret IP: 0-64-128-192-256

               63-127-191-255

10.(0).0.0 Network ID

10.(0).0.1- 10.(63).255.254 Host ID

10.(63).255.255 Broadcast